Begini Sosok Bripka Bobbi yang Tewas Kecelakaan di Mata Pimpinan

Bripka Bobbi Chandra Pasaribu, seorang anggota Polres Muratara meninggal dunia dalam insiden kecelakaan lalu lintas (lakalantas), Kamis (5/11/2020) pagi. Ia meninggal dalam lakalantas di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), Kelurahan Petanang Ulu, Kecamatan Lubuklinggau Utara II, Kota Lubuklinggau. Bobbi (32, bertugas di Satuan Reserse Narkoba Polres Muratara.

Kapolres Muratara AKBP Eko Sumaryanto mengucapkan turut berbelasungkawa atas meninggalnya salah satu anggotanya, Bripka Bobbi. "Kami keluarga besar Polres Kabupaten Muratara turut berduka cita yang sedalam dalamnya," kata Eko. Ia mendoakan, semoga amal ibadah almarhum Bripka Bobbi diterima oleh Tuhan Yang Maha Esa.

Kepada keluarga yang ditinggalkan juga didoakan agar diberikan kesabaran dan ketabahan. "Kami semua di sini mendoakan beliau, kepada keluarga yang ditinggalkan kiranya diberikan ketabahan," katanya. Kasat Resnarkoba Polres Muratara Iptu Morris Widhi Harto menuturkan, sosok Bripka Bobbi adalah anggota yang loyal pada pimpinan.

Almarhum Bripka Bobbi merupakan polisi yang gigih dan selalu ikhlas dalam bekerja. "Dia orangnya loyal sama pimpinan, gigih dan ikhlas dalam bertugas," kata Morris. Morris menyatakan, Bripka Bobbi adalah salah satu anggota Satresnarkoba Polres Muratara yang ikut dalam pengungkapan ladang ganja baru baru ini.

Ladang ganja seluas 1 hektare ditemukan di kawasan Bukit Barisan di Desa Sukaraja, Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Muratara. "Waktu pengungkapan ladang ganja kemarin beliau ikut, beliau memang gigih dalam bertugas," kata Morris. Brigadir Bobby Pasaribu, anggota Polres Muratara, tewas kecelakaan di Jalan Lintas Sumatra, Kelurahan Petanang Ulu, Kecamatan Lubuklinggau Utara II, Kota Lubuklinggau, Sumsel, Kamis (5/11/2020) sekitar pukul 07.30 WIB.

Ia meninggal dunia setelah mengalami luka parah di sekujur tubuhnya. Mobil Honda Brio yang dikendarai polisi berpangkat Brigadir ini bertabrakan dengan angkot warna biru. Selain Bobby, seorang penumpang mobil carry mini bus angkot juga dikabarkan tewas.

Berdasarkan informasi dihimpun kejadian bermula saat Bobby mengendarai mobil Honda Brio warna putih hendak mengejar apel pagi. Ia berangkat dari arah Kota Lubuklinggau hendak menuju Kabupaten Muratara. Sementara dari arah berlawanan mobil carry minibus taksi warna biru yang dikemudikan oleh SA (50 tahun), warga Desa Babat Kecamatan STL Ulu Terawas datang dari arah sebaliknya.

Saat dalam perjalan tepat di lokasi kejadian, diduga mobil yang dikendarai Bobby tiba tiba oleng menghantam mobil carry mini bus angkot menuju Kota Lubuklinggau. Mobil yang dikendarainya baru berhenti setelah menghantam pagar depan Sport Center Petanang. Kejadian ini sempat membuat heboh warga sekitar karena pengendara mobil honda Brio langsung tak sadarkan diri.

Sementara penumpang mobil carry minibus angkot sempat terpental dan terjepit di bodi mobil. Pasca kejadian Bobby lansung dilarikan ke Rumah Sakit Ar Bunda untuk menjalani perawatan namun nyawanya tidak tertolong. Sedangkan SA sopir mobil carry mini bus angkot dan beberapa penumpang lainnya dirawat di RS Sobirin karena mengalami luka luka.

Kapolres Lubuklinggau, AKBP Nuryono melalui Kapolsek Utara Iptu Sudarno membenarkan kejadian tersebut saat ini kasusnya sudah ditangani Unit Laka Polres Lubuklinggau. "Benar tadi ada kejadian kecelakaan tapi sudah ditangani oleh Unit Laka Polres Lubuklinggau," singkatnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *