Bisa-bisa Real Madrid Susul Manchester United menuju Liga Malam Jumat Awas

Real Madird dibayangi ancaman degradasi saat menantang Borussia Moenchengladbach pada laga terakhir fase grup Liga Champions 2020 2021. Hari ini, Rabu (9/12/2020), Real Madrid dijadwalkan menjamu Borussia Moenchengladbach di Estadio Alfredo Di Stefano. Tim tuan rumah turun bertempur dalam kondisi menempati peringkat ketiga klasemen Grup B dengan koleksi 7 poin.

Si Putih berada di bawah Borussia Moenchengladbach (8 poin) dan Shakhtar Donetsk (7). Adapun posisi paling buncit diisi Inter Milan (5). Artinya, pertandingan kali ini menjadi duel hidup mati bagi Madrid demi lolos ke babak 16 besar.

Sergio Ramos dkk akan finis di posisi ketiga alias terdegradasi ke Liga Malam Jumat alias Liga Europa, kasta kedua kompetisi antarklub Eropa, jika kalah dari Moenchengladbach dan Shakhtar menumbangkan Inter. Skenario tersebut bakal membuat komposisi klasemen menjadi: Moenchengladbach (11 poin), Shakhtar (10), Madrid (7), dan Inter (5). Jika itu terjadi, Real Madrid bisa menyusul Manchester United yang lebih dulu turun kasta di kancah kompetisi Eropa.

Hasil imbang pun bisa membawa El Real terpeleset ke Liga Europa, dengan catatan Shakhtar dan Inter juga menuai skor seri. Dalam skenario ini, Madrid dan Shakhtar bakal sama sama mengemas 8 poin. Namun, Madrid harus finis di tangga ketiga karena kalah head to head dari sang wakil Ukraina.

Sekadar informasi, kali terakhir Madrid mentas di kasta kedua antarklub Eropa adalah saat musim 1994 1995. Kala itu, kompetisi masih berlabel Piala UEFA. Hasil Liga Champions, Manchester United keok dari RB Leipzig di laga pamungkas babak fase grup dengan skor 3 2, Rabu (9/10/2020) dini hari WIB.

Berlangsung di Red Bull Arena, RB Leipzig langsung tancap gas di awal babak pertama melalui gol Angelino. Tak berselang lama, tepatnya menit 13, Amadou Haidara berhasil menggandakan keunggulan Die Bullen. Satu gol tambahan tim asuhan Julian Nagelsmann dicetak oleh Justin Kluivert.

Sementara Manchester United membalas dua gol di penghujung waktu normal babak kedua melalui Bruno Fernandes dari eksekusi penalti, dan Paul Pobga. Dengan hasil ini, Manchester United harus rela mengikhlaskan tiket babak 16 besar Liga Champions untuk RB Leipzig dan PSG. Tim asuhan Ole Gunnar Solskjaer duduk di peringkat 3 dan akan tampil di Liga Eropa.

"Kami mulai terlalu lambat. Semangat yang hebat dan kembali lagi. Ini berbeda dengan Liga Inggris, Anda tidak dapat memberi tim keunggulan 3 gol dan berharap untuk kembali," kata Ole Gunnar Solskjaer kepada BT Sport, dikutip dari BBC. "Kami tidak cukup baik dalam pertandingan ini, dalam grup ini (grup H), kekalahan besar bagi kami adalah saat tandang ke Istandbul, di situlah kami kehilangan poin yang seharusnya kami dapatkan. "Hari ini kami nyaris, tetapi kami harus mempertahankan umpan silang dan bola ke dalam kotak penalti, dan kami tidak bisa menghalau mereka," lanjutnya.

Catatan untuk Solskjaer, dari 10 pertandingan Liga Champions, Man United telah kalah dalam enam pertandingan. Dia adalah pelatih pertama yang kalah enam kali dalam 10 pertandingan pertama mereka di kompetisi elit Benua Biru. Sejak menit awal pertandingan, RB Leipzig yang bertindak sebagai tim tuan rumah langsung mengambil alih kendali serangan.

Permainan cepat dipertontonkan oleh anak asuh Julian Nagelsmann itu. Kecepatan yang dimiliki oleh Dani Olmo, Sabitzer, hingga Angelino mampu merepotkan lini pertahanan Manchester United. Serangan demi serangan yang dilancarkan oleh tuan rumah akhirnya membuahkan hasil pada menit ke 2.

Ialah Angelino yang berhasil mengoyak jala David de Gea, memanfaatkan umpan dari Marcel . Skor berubah 1 0 untuk keunggulan RB Leipzig. Tertinggal satu gol membuat Manchester United tampil lebih trengginas. Serangan demi serangan terus dilancarkan oleh Manchester United untuk menyamakan kedudukan.

Namun sayang, upaya yang terus dilancarkan oleh Setan Merah menemui dinding kokoh di lini pertahanan RB Leipzig. Serangan terus menerus yang dilancarkan oleh Manchester United membuat lini pertahanan mereka longgar. Walhasil pada menit ke 13, Die Roten Bullen kembali mencetak gol melalui Amadou Haidara.

Gelandang andalan RB Leipzig itu mampu mencatatkan namanya di papan skor usai menerima umpan dari Angelino. Unggul dua gol ternyata tak membuat RB Leipzig menurunkan intensitas. Badai serangan terus dilancarkan oleh klub asal Bundesliga Jerman itu ke lini pertahanan Manchester United.

Bak singa tanpa taring, lini serang Manchester United tampil kurang menggigit. Marcus Rashford yang diplot sebagai striker tunggal kesulitan untuk mendapatkan peluang. Sedangkan Bruno Fernandes yang dipercaya untuk mengkreasikan serangan kesulitan untuk menemukan sentuhan terbaiknya.

Memasuki menit ke 36, RB leipizg mencoba untuk mengendurkan serangan mereka. Hasilnya Manchester United mencoba untuk memanfaatkan situasi tersebut. Intensitas serangan semakin gencar dilakukan Ole Gunnar Solskjaer untuk memperkecil atau bahkan menyamakan kedudukan.

Hingga babak pertama usai, skor 2 0 untuk keunggulan tuan rumah. Manchester United tampil tancap di awal babak kedua untuk mengejar ketertinggalan. Serangan demi serangan dilancarkan oleh Manchester United.

Namun upaya yang dilakukan oleh anak asuh Ole Gunnar Solskjaer ba mubazir. Kokohnya lini pertahanan RB Leipzig berhasil membuat Manchester United bak singa yang tak bertaring. Keasyikan melangsungkan serangan membuat lini pertahanan Manchester United longgar.

Tepatnya pada menit ke 69, Manchester United kembali kebobolan lewat lesakan Justin kuiverts. Eks pemain AS Roma itu mencatatkan namanya di papan skor usai menerima sodoran umpan dari Angelino. Manchester United sempat memperkecil ketertinggalan di menit ke 80.

Seakan dapat tambahan semangat baru, Manchester United tampil kesetanan di 10 menit akhir laga. Harry Maguire kembali menambah gol bagi Setan Merah memanfaatkan umpan Paul Pogba, skor sementara 3 2. Namun hingga laga usai tak ada gol lagi yang tercipta, skor 3 2 menutup laga RB Leipzig vs Manchester United

Peter Gulacsi (GK): Nordi Mukiele, Ibrahima Konate, Willi Orban, Angelino; (c) Marcel Sabitzer, Amadou Haidara; Kevin Kampl; Christopher Nkunku; Emil Forsberg, Dani Olmo David De Gea (GK): Aaron Wan Bissaka, Victor Lindelof, (c) Harry Maguire, Luke Shaw; Scott McTominay, Nemanja Matić; Mason Greenwood, Bruno Fernandes, Alex Telles; Marcus Rashford.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *