Kulit Kencang dengan Perawatan DNA Ikan Salmon

Ikan salmon merupakan sumber nutrisi protein hewani yang berkualitas tinggi. Selain itu mengandung asam lemak omega 3 yang baik untuk kesehatan otak. Dan ternyata, manfaat ikan salmon tidak hanya untuk kesehatan tubuh, tapi juga untuk kecantikan kulit.

Kulit menjadi lebih kencang, mencerahkan kulit, menghilangkan flek flek hitam, mengecilkan pori pori, elastis, mencerahkan, dan melembapkan kulit. Penampakan kulit menjadi lebih muda dengan menggunakan DNA ikan salmon. Dr Niken, estetika dr. Affandi Duren Tiga mengatakan, DNA ikan salmon digunakan untuk perawatan kulit karena dapat merangsang produksi asam hyaluonat (hyaluronic acid) pada sel jaringan ikat kulit.

Kandungan omega 3 ikan salmon juga berguna menjaga elastisitas kulit, serta mengandung Vitamin D yang dapat membantu melindungi kulit terhadap dampak negatif sinar UV. Ia menjelaskan, selain di kulit wajah, perawatan menggunakan DNA ikan salmon ini juga bisa diaplikasikan di leher, dan punggung tangan. Proses treatmen ini dilakukan secara manual menggunakan injeksi. Dokter akan memberikan bius pada beberapa bagian kulit wajah untuk membantu mengurangi rasa nyeri.

"Dokter akan memberikan teknik injeksi freehand (suntik manual) dengan jarum yang sangat halus di bawah permukaan kulit," kata dr Niken di acara bincang bincang virtual dengan tema 'Wujudkan kulit kencang tanpa kerutan dengan salmon DNA Treatment', pada Jumat (11/12/2020). Ia menjelaskan, ada beberapa alasan menggunaan teknik suntik manual, diantaranya mencegah kebocoran ekstrak DNA salmon, mencegah kerusakan pembuluh darah bagian dalam, mencapai lapisan kulit yang lebih tepat dan benar, serta membuat proses penyerapan kandungan menjadi lebih maksimal. "Pasca penyuntikan 1 2 hari biasanya mengalami kemerahan lalu menghilang sendiri. Hasil tindakan akan terlihat dalam beberapa minggu setelah treatment," katanya.

Proses itu juga harus diulang untuk mendapatkan hasil maksimal. Pada penyuntikan 1 3 berjarak masing masing satu bulan. Setelah penyuntikan ketiga dan seterusnya, bisa dilakukan setiap enam bulan sekali. Perawatan ini tidak cocok untuk ibu hamil dan memiliki alergi seafood. Selain itu bila ada jerawat atau peradangan lain (inflamasi) harus terlebih dahulu disembuhkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *